Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , Harga minyak melampaui 80 dolar perbarel di saat musim semi 2020 anjlok di bawah 20 dolar perbarel karena pandemi Corona dan mandeknya aktivitas ekonomi. Setelah itu, anggota OPEC bersama 10 produsen minyak non-OPEC atau dikenal dengan OPEC Plus sepakat untuk mengurangi produksinya sebesar 9,7 juta barel dan memulihkannya ketika kondisi membaik.
Kini negara-negara produsen minyak OPEC Plus tetap bersikeras untuk meningkatkan produksi secara bertahap untuk menyeimbangkan harga pasar, sementara blok Barat pimpinan Amerika Serikat menekankan peningkatan produksi untuk menekan harga pasar. Sekaitan dengan ini, anggota OPEC Plus di sidang ke-22 sepakat untuk melanjutkan kesepakatan penurunan produksi, di mana berdasarkan ksepakatan tersebut, produksi OPEC Plus di bulan Desember akan dinaikkan 400 ribu barel. Sementara di beberapa pekan lalu sebelum sidang OPEC Plus, negara-negara konsumen berusaha menekan kelompok ini supaya menambah produksinya.
342/